Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bab 69 Pernikahan Yang Tak Dianggap

Novel berjudul Pernikahan Yang Tak Dianggap adalah sebuah novel yang bergenre romantic,comedi dan fiksi banyak orang yang dibuat ketagihan untuk membaca novel ini, novel ini sangat terkenal karena jutaan orang telah membaca novel ini dan merasa puas.

Novel ini dapat membuat guncangan emosi yang kuat bagi pembacanya, karena di setiap alur ceritanya membuat pembaca semakin ingin tau kelanjutan dari cerita nya.

Teman – teman pasti penasaran dengan ceritanya bukan? Pada kali ini saya akan memperkenalkan dan memberikan novel Pernikahan Yang Tak Dianggap, Kami yakin anda pasti akan suka dengan novel ini, mari kita simak bersama novel berikut ini.

Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap Bab 69

Hari-hari berlalu, waktu berjalan begitu cepat tanpa terasa satu bulan terlewat begitu saja. Hubungan Alex dan Viona semakin mesra, Alex seperti terkena sindrom kebucinan hingga tak bisa lepas dari Viona.

Sementara, Viona sendiri semakin terbiasa dengan semua perlakuan Alex dan berusaha mengimbangi sang suami.

Saat di rumah Viona adalah istri Alex, namun, ketika di kantor Viona hanyalah salah satu staf biasa dibagian keuangan. Alex ingin sekali memperkenalkan Viona sebagai Nona Muda keluarga Emeraldi, namun Viona menolaknya.

Bab 69 Pernikahan Yang Tak Dianggap 

Viona tidak ingin teman-temannya menjadi sungkan ataupun orang-orang yang membencinya berubah menjadi baik, hanya karena status barunya.

Alex menuruti semua perkataan Viona, asal istrinya senang dan merasa nyaman, Alex rela melakukan apapun. Bagi Alex, semua permintaan Viona adalah tita yang harus turuti.

Pagi ini, Alex dan Viona bangun lebih awal. Sebelum berangkat kerja, pasangan suami istri itu akan berolahraga bersama seperti yang sering mereka lakukan dua minggu terakhir ini.

Dalam ruangan fitnes, Viona hanya memainkan alat treadmill, sementara Alex bermain dengan alat-alat berat lainnya. Setelah tiga puluh menitan berolahraga, Alex mengajak istrinya ke dapur untuk meminum air.

Saat melewati meja makan, Viona melihat banyak sekali buah tersimpan diatas meja, langsung timbul sebuah ide untuk mengerjai Alex. Viona ingin balas dendam pada suaminya yang telah mengerjainya habis-habis saat di ruangan fitnes tadi.

Alex sengaja meminta Viona duduk di kakinya saat ia melakukan sit up, setaip kali bergerak naik, Alex mengecup sekilas bibir Viona, bahkan saat push up pun Alex meminta Viona tidur dibawa tubuhnya dan berkali-kali mencium bibir nanum istrinya. Alasan Alex agar dirinya lebih bersemangat lagi dalam berolahraga.

"Alex main games, yuk" ajak Viona setelah mereka selesai minum air.

"Games apa, sayang?" Alex terlihat antusias, tidak biasanya Viona mengajaknya bermain seperti itu.

"Tebak-tebak buah" sahut Viona pasti.

"Caranya?" tanya Alex penasaran.

"Tutup mata kamu dengan kain dan kamu akan menebak buah yang aku suapi nanti. Oh ya, tangan kamu juga harus diikat kebelakang, ya." jelas Viona.

"Baiklah, ayo main." sahut Alex. Viona pun mulai mengikat tangan Alex kebelakang dan menutup matanya dengan bandana yang ia pakai saat olahraga tadi

"Tebak ya, ini buah apa?" tanya Viona lalu menyuapi satu buah kemulut Alex.

"Anggur" sahut Alex sambil mengunyah buat tersebut.

"Yang ini?" Viona memasukan lagi buah ke mulut Alex.

"Pisang"

"Anak pintar, ini yang terakhir ya" Viona mengolesi bibirnya dengan nutella, lalu ia berjinjit dan mendekat bibirnya pada bibir Alex.

Alex mencium bau nutella, lidahnya terjulur keluar dan mulai menjilatinya, saat merasakan didepannya ada bibir sang istri, Alex berusaha ingin meraih bibir itu.

Alex memajukan mukanya mencoba mencari dimana bibir yang telah berani menggodanya itu.

Sementara, Viona tertawa senang sambil terus menghindari Alex yang ingin menciumnya. Setelah merasa puas,Viona pergi begitu saja meninggal Alex dengan rasa penasarannya.

"Sayang, awas kamu, ya." Alex berusaha keras melepas ikatannya, namun Viona mengikatnya cukup kuat sehingga tali dibelakangnya susah terlepas.

Untunglah ada Bi Lastri ke dapur, Alex langsung meminta melepas ikatannya.

Setelah berhasil terlepas dari ikatan istrinya, Alex melangkah cepat menuju lantai atas. Alex membuka pintu kamarnya pelan-pelan dan mengendap masuk seperti pencuri.

Alex yakin istrinya sedang berada di ruang ganti untuk mempersiapkan pakaian kerja mereka.

Alex bersembunyi di sebelah pintu untuk mengintip istrinya, saat melihat Viona lewat dan hendak masuk ke kamar mandi. Alex melangkah cepat dan menggendong istrinya masuk ke dalam kamar mandi.

"Lepasin" teriak Viona sambil tertawa geli.

"Siapa suruh memancingku, sayang. Tanggung sendiri akibatnya" Alex mengunci pintu kamar mandi dan mulai melakukan apa yang ingin ia lakukan.

Setelah satu jam lebih di kamar mandi, Viona keluar dengan wajah cemberut, niat hati ingin mengerjai suaminya, mala dirinya yang dikerjain habis-habisan.

            ********

Jam dinding menunjukan pukul 08:00 malam hari, David baru saja menyelesaikan pekerjaanya. Sejak Alex kembali rujuk dengan Viona, David sering ditinggal lembur sendirian di kantor.

"Cepatlah menikah, maka aku akan membiarkanmu pulang lebih awal" Ucapan seperti itulah yang sering dilontarkan Alex pada.

David pasra tidak menolak perintah Alex, selain karena atasannya itu sedang hangat-hangatnya bersama sang istri, David juga tidak punya alasan untuk cepat pulang.

Bagi David, menghabiskan waktu di kantor jauh lebih baik daripada  harus menghabiskan waktu sendirian di apartemen.

Setelah membereskan meja kerjanya, pria tiga puluh lima tahun itu turun kebawa dan  melajukan mobilnya membela dinginnya angin malam.

Karena merasa tenggorokannya kering, David menghentikan mobilnya di depan sebuah minimarket untuk membeli minum dingin.

Ketika David keluar dari mobil dan hendak masuk ke dalam minimarket, pandangannya tidak sengaja melihat sosok seorang wanita yang sangat ia kenal sedang menstarter motornya.

"Dia?" David berbalik dan kembali masuk dalam mobil. Pria itu malaju mengikuti scoopy merah yang mulai menjauh..…..(Bersambung)

Penutup

Bagaimana? apakah anda penasaran dengan kelanjutan ceritanya? Pasti nya ketagihan dong, baiklah mari kita lanjut membaca ke bab selanjut nya yaitu Bab 70 Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap

Posting Komentar untuk "Bab 69 Pernikahan Yang Tak Dianggap "