Bab 68 Pernikahan Yang Tak Dianggap
Novel berjudul Pernikahan Yang Tak Dianggap adalah sebuah novel yang bergenre romantic,comedi dan fiksi banyak orang yang dibuat ketagihan untuk membaca novel ini, novel ini sangat terkenal karena jutaan orang telah membaca novel ini dan merasa puas.
Novel ini dapat membuat guncangan emosi yang kuat bagi pembacanya, karena di setiap alur ceritanya membuat pembaca semakin ingin tau kelanjutan dari cerita nya.
Teman – teman pasti penasaran dengan ceritanya bukan? Pada kali ini saya akan memperkenalkan dan memberikan novel Pernikahan Yang Tak Dianggap, Kami yakin anda pasti akan suka dengan novel ini, mari kita simak bersama novel berikut ini.
Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap Bab 68
"Sudah selesai?" tanya Alex saat Viona tiba.
"Sudah, kamu kenapa belum makan?" Viona balik bertanya.
"Aku menunggu istriku untuk makan bersama"
"Baiklah, ayo kita makan" ucap Viona dan langsung mengambilkan nasi dan beberapa untuk Alex.
Terbiasa melayani sang nenek dan Kakek Volcan, membuat Viona cukup cekatan dalam melayani suaminya.
![]() |
Bab 68 Pernikahan Yang Tak Dianggap |
"Apa itu?" tanya Alex saat melihat kotak perhiasan yang dibawa Viona tadi.
"Kalung dari mamah, kata mamah ini kalung turun temurun." sahut Viona.
"Oh" Alex tidak tahu soal kalung turun temurun yang dimaksud, yang pasti Alex merasa senang melihat mamanya telah menerima Viona dengan sepenuh hati.
Saat pasangan suami istri itu sedang menikmati sarapan mereka, Bi Lastri datang dan menyampaikan sesuatu. "Maaf, Tuan. Barang-barang pesanan Tuan sudah tiba." ucap Bi Lastri sopan.
"Langsung bawa saja keatas, Bi." sahut Alex. Bi Lastri pun pergi melaksanakan perkataan Alex.
Selesai sarapan, Alex langsung mengajak Viona kembali ke kamar.
Saat membuka pintu kamar, Viona dikejutkan dengan banyak sekali paper yang tersusun rapi di lantai kamar.
"Barang-barang siapa ini?" tanya Viona.
"Menurut kamu?" Alex balik bertanya, dan tangan pria itu telah melingkar diperut Viona. Tidak lupa dengan gayanya mencium berulang-ulang dan mengendus wangi tubuh istrinya. "Semua itu buat kamu, Sayang" Alex menempelkan pipinya pada pipi Viona.
"Aku?" Viona menunjuk dirinya.
"Hmmm, Kamu suka?" tanya Alex masih dengan posisi yang sama
Viona terdiam tidak menjawab pertanyaan Alex, bagaimana ia bisa menjawab sementara dirinya belum lihat isi dalam semua paper bag itu. "Apa ini semua tidak berlebihan?" tanya Viona datar.
"Tidak sayang, bahkan itu semua masih kurang. Katakan kamu mau apa lagi?" Alex kembali mencumbui istrinya. "Begini saja, kamu pilih barang mana yang kamu suka, sisanya akan kita kembalikan ke tokohnya" ucap Alex, karena Viona tidak berekspresi apapun.
"Semuanya sudah dibayar?"
"Sudah sayang, Semua sudah dibayar lunas oleh David"
Viona terdiam sesaat, gadis itu memikirkan jika dikembalikan maka hanya akan menguntungkan pemili tokonya. "Baiklah, aku terima semuanya" ucap Viona pasti.
Viona akan memilih beberapa dari barang-barang itu, sisanya akan ia bagikan pada semua tetangganya, terlebih ibu-ibu yang telah membicarakan dirinya.
Alex sedikit heran kenapa istrinya cepat sekali berubah, namun Alex tidak ingin memikirkan semua itu, karena ada hal yang lebih penting yang harus ia tuntaskan sekarang juga, yaitu si joni yang mulai menegang dibawa saja.
Alex kembali menyusuri viona, mengecup berulang kali memberi r*a*n*s*a*n*g*a*n pada Viona. Alex mengusap pelan daun telinga Viona, membuat gadis itu menegang untuk menahan geli.
"Sayang boleh ya?" ucap Alex yang mulai tak sabaran. "Nanti kita coba pelan-pelan" Alex membalikkan badan Viona menghadap ke arahnya.
Viona mengangguk pelan menyetujui permintaan suaminya.
Tanpa menunggu lama lagi, Alex langsung menggendong Viona dan membawanya ke Kamar.
dan selanjutnya taulah apa yang akan terjadi ( baiasalah suami istri hehe)
Tak berbeda jauh dari Alex, Viona juga mulai merasakan kenikmatan itu. Viona merasa seperti melayang diatas nirwana saat sang suami mempercepat gerakannya.
Alex semakin menggila dan terus memacu semakin cepat, hingga mereka berdua mencapai puncak .
Alex kembali ambruk diatas Viona dengan napas tersengal-senggal..…..(Bersambung)
Penutup
Bagaimana? apakah anda penasaran dengan kelanjutan ceritanya? Pasti nya ketagihan dong, baiklah mari kita lanjut membaca ke bab selanjut nya yaitu Bab 69 Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap
Posting Komentar untuk "Bab 68 Pernikahan Yang Tak Dianggap "