Bab 179 Pernikahan Yang Tak Dianggap
Novel berjudul Pernikahan Yang Tak Dianggap adalah sebuah novel yang bergenre romantic, banyak orang yang dibuat ketagihan untuk membaca novel ini, novel ini sangat terkenal karena jutaan orang telah membaca novel ini dan merasa puas.
Novel ini dapat membuat guncangan emosi yang kuat bagi
pembacanya, karena di setiap alur ceritanya membuat pembaca semakin ingin tau
kelanjutan dari cerita nya.
Teman – teman pasti penasaran dengan ceritanya bukan? Pada kali
ini saya akan memperkenalkan dan memberikan novel Pernikahan Yang Tak Dianggap,
Kami yakin anda pasti akan suka dengan novel ini, mari kita simak bersama novel
berikut ini.
Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap Bab 179
"Nggak masalah, tadi gua nggak ikhlas pas berangkat kesini.
Tapi setelah lihat kejadian barusan, gua ikhlas lahir batin" uca Alex
sambil menahan tawa.
"Sialan Loe, Bro" umpat David. Mereka pun tertawa
bersama
Waktu berjalan begitu cepat, tanpa terasa, tiga bulan sudah
usia pernikahan David dan Kinara. Hubungan keduanya semakin harmonis dan penuh
kebahagian, David tidak segan memperlakukan Kinara dengan romantis di depan
keluarganya maupun di depan umum.
David dan Kinara telah sepakat untuk tidak terburu-buru memiliki
anak. Namun, mereka juga tidak menundanya. keduanya membiarkan semua mengalir
begitu saja dan bersiap kapanpun akan diberi momongan.
David juga meminta kinara untuk memanggilnya dengan sebutan Mas,
agar hubungan mereka terlihat seperti pasangan normal lainnya.
Pria yang kini telah menginjak tiga puluh enam tahun itu benar-benar
bahagia dan merasa beruntung memiliki istri seperti Kinara.
Belajar dari pernikahan pertamanya, David berusaha keras
membangun komunikasi yang baik dengan sang istri. Meski demikian, untuk urusan
si jek, David tidak butuh komunikasi.
David mengatakan, Kinara boleh meminta apapun asal jangan
pernah melupakan kewajibannya untuk memanjakan si Jek.
“sayang, apa kamu tahu kunci keharmonisan sebuah rumah
tangga itu apa?” tanya David yang kini sedang berbabring Bersama sang istri di
ranjang.
Kinara menggeleng pelan. "Tidak tahu, memang apa kuncinya?"
Kinara balik bertanya.
"Disini, sayang," David mengangkat tangan Kinara
dan meletakkannya pada si Jek.
"Apa sih nggak jelas" Kinara membuang muka dan menarik
cepat tangannya dengan wajah memerah.
"Aku serius sayang," Mendengar nada serius dari suaminya,
Kinara kembali menatap wajah David. "Pada intinya si jek itu lemah, jadi
butuh sentuhan kamu biar kuat terus" timpa David.
"Tuhkan, nggak jelas" ucap Kinara dengan wajah
cemberut
David terkekeh melihat bibir sang istri yang mengerucut ke
depan. "Bercanda sayang, sekarang dengerin aku mau bicara serius."
"Heemmmm"' Kinara terlihat malas.
"Kunci keharmonisan rumah tangga itu hanya satu yaitu, RANJANG.
Sekali saja kamu menolak suamimu, maka sepanjang hari kepalanya akan pusing,
pekerjaannya akan terganggu dan ini yang paling penting," David menjedah
ucapannya membuat Kinara penasaran.
"Bisa jadi suami kamu akan mencari kepuasan di luar sana
atau akan melampiaskan amarahnya padamu" jelas David dengan wajah serius.
Kinar mengerutkan dahinya. "Masa sampe segitunya"
Kinara merasa tidak percaya.
"Ya begitulah kenyataannya, sayang. Memang terdengar sepele,
tapi hubungan intim itu sangat berpengaruh pada rumah tangga. Jadi kamu jangan
pernah menolak keinginan suamimu, Sayang,"
"Memangnya aku pernah menolak permintaan, Mas?"
"Tidak sayang, kamu sudah melakukan tugasmu dengan
baik." David memeluk erat sang istri. "Aku
mengatakannya agar kamu selalu mengingatnya. Kedepannya,
meski kita sudah punya banyak anak,
kamu jangan lupa aku ini suamimu yang selalu butuh sentuhan kamu”
"Iyah" sahut Kinara patuh.
Sesaat keduanya berpelukan, David melepaskan pelukan mereka.
Sambil menatap wajah cantik sang istri
David berkata. "Sekarang saatnya kamu membuktikan kata –
kata ku barusan sayang”
"Kata-kata yang mana?"
"Tidak boleh menolak suami"
"Bukankah kita baru saja melakukannya?,"
"lagi sayang, tapi sekarang si jek minta lagi, sebagai penghantar
tidur" Selesai berucap David langsung
menarik selimut dan menutupi seluruh tubuh mereka berdua.
Pasangan suami istri itu Kembali melakukan apa yang sudah
seharusnya mereka lakukan.
Meski kKinara protes karena mereka baru saja melakukannya
tiga puluh menit yang lalu, tetapi kinara tetap melayani sang suami dengan
sepenuh hati..…..(Bersambung)
Penutup
Bagaimana? apakah anda penasaran dengan kelanjutan
ceritanya? Pasti nya ketagihan dong, baiklah mari kita lanjut membaca ke bab
selanjut nya yaitu Bab 180 Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap
Posting Komentar untuk "Bab 179 Pernikahan Yang Tak Dianggap "