Bab 64 Pernikahan Yang Tak Dianggap
Novel berjudul Pernikahan Yang Tak Dianggap adalah sebuah novel yang bergenre romantic,comedi dan fiksi banyak orang yang dibuat ketagihan untuk membaca novel ini, novel ini sangat terkenal karena jutaan orang telah membaca novel ini dan merasa puas.
Novel ini dapat membuat guncangan emosi yang kuat bagi
pembacanya, karena di setiap alur ceritanya membuat pembaca semakin ingin tau
kelanjutan dari cerita nya.
Teman – teman pasti penasaran dengan ceritanya bukan? Pada
kali ini saya akan memperkenalkan dan memberikan novel Pernikahan Yang Tak Dianggap,
Kami yakin anda pasti akan suka dengan novel ini, mari kita simak bersama novel
berikut ini.
Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap Bab 64
Viona mengunyah cepat makanannya, melihat rumah megah itu
sepi, Viona sedikit merinding, apalagi ditengah malam seperti itu.
Setelah selesai makan dan minum air satu gelas, Viona menuju
wastafel untuk mencuci piring bekasnya.
Saat sedang mencuci piring, seseorang datang dan langsung
memeluknya dari belakang.
"Masih lama?" tanya seseorang tersebut yang
ternyata adalah Alex. Pria itu terbangun ketika merasa Viona tak ada lagi
disampingnya, Alex langsung turun kebawa mencari sang istri.
![]() |
Bab 64 Pernikahan Yang Tak Dianggap |
"Astaga Alex bikin kaget aja," ucap Viona yang
merasa kaget. "Kenapa kamu bangun? Aku bentar lagi selesai ko,"
timpanya.
Viona menghentikan aktifitasnya saat bibir Alex mulai
menyusuri leher jenjangnya. Bahkan tangan pria itu mengelus-elus dan
meramas-ramas pelan bagian perut dan dada Viona.
Aroma tubuh Viona yang sudah menjadi candu baginya, membuat
birahi pria itu kembali terpancing. Alex terus mencium dan menenggelamkan
wajahnya disana berkali-kali.
Viona merasa terganggu dengan perlakuan Alex, gadis itu
merasa geli hingga bulu kuduknya berdiri.
Setelah selesai mencuci piring. Viona berbalik menghadap
Alex. "Mau ngapain sih?" tanya Viona polos. Sontak Alex langsung
merangkul pinggangnya.
Viona mengedipkan matanya berulang kali-kali saat jarak
mereka begitu dekat, ditambah lagi ia merasakan si otong dibawah sana yang
mulai mengeras.
"Mau membuktikan kalau kamu masih sah istriku,"
sahut Alex sambil tersenyum penuh arti.
Alex memegang dagu viona lalu memutar lehernya ke samping.
Pria itu mulai mencium bibir Viona penuh kelembutan.
Lama bunyi ciuman keduanya saling bersahutan, Alex menekan
tengkuk Viona untuk memperdalam ciuman mereka.
Viona meramas pelan punggung Alex, saat lidah pria itu
menerobos masuk dan menyentuh lidahnya.
Merasa tidak puas berciuman dengan posisi seperti itu, Alex
menuntun Viona kemeja makan tanpa melepas penyatuan bibir mereka.
Alex mengangkat tubuh Viona dan mendudukkannya di pinggir
meja makan, Pria itu mulai lanjutkan aksi.
Bibirnya terus bermain dan tangannya juga aktif mera mas-ra
mas pelan paha Viona.
Alex mulai menurunkan ciumannya menyusuri leher jenjang
Viona, Alex menj ilat, menggigit bahkan meng hisap pelan hingga membuat Viona
tidak tahan untuk mend esah.
"Aahhh" tanpa Viona sadari, desa han itu lolos
begitu saja.
Alex semakin menggila mendengar desa han itu, bibir dan
tangannya semakin aktif untuk mencapai sesuatu yang ia inginkan.
"Alex," ucap Viona dengan nada serak saat tangan
pria itu hendak menarik ikatan piyamanya.
Alex tersadar "Maaf," ucapnya dengan nafas
memburu. "Bolehkah aku melakukannya?" tanya Alex sambil menempelkan
keningnya pada kening Viona.
"Boleh, tapi tidak disini," sahut Viona. Entah
mengapa ucapan itu keluar begitu saja dari mulutnya, Tubuhnya seperti ingin
melanjutkan apa yang baru saja mereka lakukan.
Mendengar persetujuan dari Viona, Alex langsung menggendong
gadis itu ke lantai atas. Alex membawa Viona seperti anak kecil, tangan Viona
memeluk erat Lehernya dan kedua kaki melingkar pada pinggangnya.
Alex masuk ke dalam kamar dan tak lupa mengunci pintunya,
Alex membawa Viona ke ranjang dan langsung ingin melanjutkan permainannya lagi.
"Tunggu!" ucap Viona menahan dada Alex.
Alex menatap Viona dengan mata sayu.
"Kita beneran masih sah suami istrikan?" tanya
Viona memastikan.
Alex membuang napas pelas, ia lupa akan satu hal bahwa gadis
itu belum mempercayainya. Alex melangkah menuju lemari lalu kembali dengan dua
buku nikah dan selembar kertas yang merupakan akta nika mereka. Pria itu
langsung menunjukkannya pada Viona.
"Apa perlu kita cek nomor registrasinya sekarang?"
tanya Alex sedikit kesal. Hasratnya harus tertunda hanya karena pembuktian itu
saja.
Viona menggeleng. "Simpan lagi sana," Alex pasrah
dan menurut.
"Sudah boleh dilanjutkan?"
Viona mengangguk pelan. Dan Lagi-lagi Alex ingin langsung
menerkamnya.
"Tunggu!"..…..(Bersambung)
Penutup
Bagaimana? apakah anda penasaran dengan kelanjutan
ceritanya? Pasti nya ketagihan dong, baiklah mari kita lanjut membaca ke bab
selanjut nya yaitu Bab 65 Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap
Posting Komentar untuk "Bab 64 Pernikahan Yang Tak Dianggap "