Bab 75 Pernikahan Yang Tak Dianggap
Novel berjudul Pernikahan Yang Tak Dianggap adalah sebuah novel yang bergenre romantic,comedi dan fiksi banyak orang yang dibuat ketagihan untuk membaca novel ini, novel ini sangat terkenal karena jutaan orang telah membaca novel ini dan merasa puas.
Novel ini dapat membuat guncangan emosi yang kuat bagi
pembacanya, karena di setiap alur ceritanya membuat pembaca semakin ingin tau
kelanjutan dari cerita nya.
Teman – teman pasti penasaran dengan ceritanya bukan? Pada
kali ini saya akan memperkenalkan dan memberikan novel Pernikahan Yang Tak Dianggap,
Kami yakin anda pasti akan suka dengan novel ini, mari kita simak bersama novel
berikut ini.
Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap Bab 75
Seperti yang sudah ia janjikan, setelah pekerjaannya selesai
Alex langsung mengajak istrinya pulang.
Alex turun kebawa bersama dengan Viona, kemunculannya yang
berjalan berdua bersama Viona, ditambah tangan pria itu tidak terlepas dari
bahu Viona membuat Semua mata terpasang pada mereka menjadi heboh, dalam
hitungan detik kejadian itu langsung viral sejagat gedung Emerald Group.
Sebelumnya, Alex selalu mengalah menuruti kemauan Viona
untuk menyembunyikan hubungan mereka. Namun,
untuk kali ini, Alex tidak ingin mengala lagi.
Pasangan suami istri itu baru saja berdebat sebelum akhirnya
turun bersama kebawa.
![]() |
Bab 75 Pernikahan Yang Tak Dianggap |
"Aku tidak mau, Lex. Aku belum siap, kamu tahukan apa
alasannya?" Viona menolak tawaran Alex untuk turun bersama.
"Aku minta menurutlah untuk kali ini, karena kalau
tidak, besok aku akan mencari tahu siapapun orang yang tidak menyukaimu dan
akan langsung mendang mereka semua keluar dari kantor ini" ancam Alex
karena tidak punya cara lain lagi untuk membujuk istrinya.
Viona menurut dan terpaksa mengikuti kemauan suaminya
Viona menundukkan kepalanya, merasa tak nyaman dengan semua
pandangan mata yang terpasang pada mereka, sedangkan Alex tampak seperti biasa,
berjalan lurus tanpa memperdulikan siapapun.
Sesampainya mereka di luar David telah menunggu dan membuka
pintu mobil, Alex persilangkan Viona masuk mobil dan ia pun ikut masuk.
David langsung menjalankan mobilnya.
Sepanjang perjalanan pulang, Alex terus memeluk Viona bahkan
tidak membiarkan istrinya mengakat kepala sedikit pun dari dada kekarnya.
Alex ingin memberi perhatian ekstra pada istrinya,entah
mengapa Alex menjadi posesif saat tahu istrinya akan hamil.
"Sayang tunggu sebentarnya, aku mau beli sesuatu
dulu." ucap Alex saat David menghentikan mobil di depan sebuah apotek.
Viona bernapas lega ketika Alex melepasnya, jujur saja ia
merasa pegal harus duduk berpelukan sepanjan jalan pulang.
"Aahh, akhirnya aku terbebas." ucap Viona pelan
sambil memutar badan kekiri dan kanan untuk merenggangkan otot belakangnya yang
pegal.
Tanpa Viona sadari David
memperhatikannya melalui kaca,
bahkan David juga mendengar ucapannya.
Viona tersenyum menampakan semua giginya sambil menggaruk
tengkuknya saat menyadari David memperhatikannya.
Tak lama kemudian, Alex kembali masuk kedalam mobil. Viona
yang baru menyadari mereka di apotek pun bertanya pada sang suami.
"Kamu sakit? Ko ke apotek?" tanya Viona.
"Kalo sakit ke dokter, Sayang. Bukan ke apotek"
sahut Alex.
"Eeh, iyah. Maksudku, kamu beli apa di apotek?"
Viona tampak masih salah tingkah karena David memperhatikannya tadi, Viona
takut David akan mengadukan perbuatannya pada Alex.
"Sesuatu yang akan membahagiakan kita" Alex
berbisik di tengah Viona sontak membuat Viona mengerutkan kening lalu menatap ke
arahnya.
Beberapa menit dalam perjalan, akhirnya mereka pun tiba di
rumah mewah Alex. "Sayang kamu masuk dulu, aku mau bicara sebentar sma
David." ucap Alex.
Viona Mengangguk lalu keluar dari mobil dan berjalan masuk
ke dalam rumah.
"Vio, udah pulang Sayang? Mana Alex?" tanya
Veronika yang kebetulan sedang bersantai diruang tamu.
"Masi dimobil, Mah. Katanya masih mau bicara sebentar
sama David." Sahut Viona.
Veronika hanya ber Oh ria menanggapi ucapan menantunya.
"Vio keatas ya, Mah. Mau bersih-bersih." pamit
Viona.
"Iyaah, Sayang. Jangan lupa turun makan ya, mama sudah
masakin sayur kesukaanmu"
"Iyah, Makasih ya, Mah" Viona pun melanjutkan
perjalanannya menuju kamar. Viona tersenyum senang mendengar ucapan sang mertua.…..(Bersambung)
Penutup
Bagaimana? apakah anda penasaran dengan kelanjutan
ceritanya? Pasti nya ketagihan dong, baiklah mari kita lanjut membaca ke bab
selanjut nya yaitu Bab 76 Novel Pernikahan Yang Tak Dianggap
Posting Komentar untuk "Bab 75 Pernikahan Yang Tak Dianggap "